PRIA YANG MATI BERDIRI DAN DUNIA YANG TAK ADIL
Baggio yang tertunduk lesu kontras dengan pemain Brazil yang berlari dengan riang gembira 17 Juli 1994, Final Piala Dunia, sekitar 95ribu pasang mata stadion dan jutaan lainnya di seluruh belahan dunia menyaksikan seorang maestro berambut kincir kuda "mati berdiri". Tentu saja ini hanya kiasan untuk menggambarkan kisah Roberto Baggio, eksekutor pinalti Italia yang gagal menjalankan tugasnya, sekaligus memastikan lawannya, Brazil sebagai juara di Pasadena, Amerika Serikat. Foto ikonik "Pria yang mati berdiri" Salah satu foto yang sangat ikonik dalam sejarah sepak bola, seorang peraih Ballon d'Or hanya bisa terdiam dengan kepala tertunduk lesu diiringi rekan setim yang terkulai lemas serta riuh kegembiraan timnas Brazil. Dan saat itu pula dunia banyak menyorot Baggio sebagai biang kegagalan timnas Italia menuntaskan puasa gelar piala dunia yang terakhir diraih tahun 1982. Publik seolah lupa seketika bahwa di final itu, Franco Baresi dan Daniele Massaro juga gagal ...